Panglima TNI: 13 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan Amankan KTT Ke-43 ASEAN

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Jum'at 01 September 2023 08:54 WIB
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sebut 13 ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta. (MPI/Carlos Roy Fajarta)
Share :

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan sebanyak 13.158 personel gabungan TNI Polri dan stakeholder terkait dikerahkan untuk pengamanan KTT Ke-43 ASEAN di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Yudo usai memeriksa pasukan pengamanan (pam) KTT Ke-43 ASEAN SUMMIT Tahun 2023 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat pada Jumat (1/9/2023) pagi. Dalam kegiatan ini, Panglima TNI didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Pada kegiatan pam VVIP KTT ASEAN terdapat beberapa Satuan tugas yang tergabung dalam Kogasgab Pam sejumlah 13.158 personel, akan melaksanakan pengamanan dengan kekuatan personel," ujar Yudo Margono, Jumat (1/9/2023) dalam sambutannya.

Panglima TNI merinci 13 ribu pasukan tersebut terdiri atas 4.661 Personel Satgas Pamwil Jakarta (Kodam Jaya), 3.596 Personal Satgas Passus (Koopsus TNI), 191 Personel Satgas Pam VVIP (Paspampres).

Lalu, 21 Personel Satgas Penerangan (Puspen TNI), 38 Personel Satgas Medis (Puskes TNI), 150 Personel Satgas Intel (Bais TNI), 919 Personel Satgas Laut (Koarmada I), 1.288 Personel Satgas Udara (Koopsud 1), 50 Personel Satgas Komlek (Satkomlek TNI), 983 Personel Satgas Evakuasi (Korem 051/Wkt), 123 Personel Satgas Bandara/Pelabuhan/PKL TNI 1, 18 Personel Satgas Siber (Siber TNI), dan 60 Personel Staf Mabes TNI.

Alutsista yang digunakan dalam Pam KTT Ke-43 ASEAN SUMMIT Tahun 2023, yaitu 98 unit TNI AD Kendaraan Komando, 220 unit Kendaraan Truck, 6 unit TNI AL KRI, 2 unit Sea Rider, satu unit Helly Bell 412, satu unit Helly Panther, dua unit TNI AU C-212/C-2121, satu unit C-130 Angkut, satu unit CN-295 Angkut, lima unit HeINAS 332/EC-725, dan dua unit B-737 Angkut dan Intai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya