Pasalnya, menghadapi tantangan bangsa di masa depan jauh lebih penting daripada memilih pemimpin, karena atas dasar kesamaan agama, suku, golongan dan budaya.
"Saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin negarawan, bukan pemimpin golongan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera," pungkasnya.
(Nanda Aria)