BEKASI - Seorang satpam tewas usai ditikam orang tak dikenal (OTK) yang merupakan pengunjung tempat hiburan malam, di Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, saat sedang bertugas menjaga pintu masuk Ruko Union.
Sebelumnya, pelaku sempat menganiyaya empat orang pengunjung di salah satu tempat hiburan malam, namun karena pelaku salah keluar kemudian pelaku di tegur oleh korban.
Karena tidak terima, pelaku langsung menganiaya korban dengan senjata tajam hingga akhirnya korban tewas di rumah sakit akibat kehabisan darah .
Satpam tersebut bernama Martinus. Ia tewas usai hampir seluruh tubuhnya terkena sabetan senjata tajam oleh salah seorang pengunjung tempat hiburan malam.
Peristiwa berdarah itu berawal saat pelaku sempat melakukan keributan di sebuah tempat hiburan malam yang berada di Jalan Thamrin, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dengan membawa senjata tajam, pelaku membabi buta hingga tiga orang pengunjung tempat hiburan malam mengalami luka–luka akibat terkena sabetan senjata tajam yang digunakan pelaku.
Usai membuat keributan di tempat hiburan malam, pelaku kemudian keluar dari dengan melewati pintu masuk Ruko Union.
Karena salah keluarnya, pelaku kemudian ditegur oleh salah seorang petugas scurity kawasan Lippo Cikarang. Pelaku pun tidak terima dan langsung membacok korban hingga mengenai seluruh tubuh korban hingga korban tak sadarkan diri.
Mendapati korbannya tersungkur, pelaku langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor bersama seorang temannya yang menunggu di luar. Sedangkan tiga orang pengunjung tempat hiburan malam langsung dibawa ke klinik Pratama Nayaka di kawasan lippo Cikarang.
Sedangkan Satpam Lippo Cikarang yang mengalami luka di sekujur tubuhnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, kemudian korban di rujuk ke RS Hosana Medika.
"Namun, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir akibat usai luka di sekujur tubuh nya terkena sabetan senjata tajam dan mengeluarkan banyak darah," ujar Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Rudi Wiransah Setiono, Rabu 6 September 2023.
Saat ini, jasad korban oleh pihak keluarga langsung dibawa ke kampung halamannya di daerah Maluku. Sedangkan pelaku yang sudah diketahui identitasnya saat ini sedang dalam pengejaran petugas Kepolisian Satreskrim polsek Cikarang Selatan dan Mapolres Metro Bekasi.
(Angkasa Yudhistira)