BEKASI - Polisi memastikan pria berinisial YHW (55) yang ditemukan tewas dengan pisau masih menancap di perutnya, pada Kamis (7/9/2023) lalu, merupakan kasus bunuh diri. Hal itu dipastikan dalam proses autopsi.
“Perkembangan yang bisa kami sampaikan, kasus murni karena bunuh diri,” kata Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sukadi, Senin (11/9/2023).
BACA JUGA:
Sukadi juga mengatakan, tidak ada tanda kekerasan lain yang ditemukan pada tubuh korban. Kematian korban pun disebabkan oleh pisau yang menancap di perutnya.
“Murni pakai pisau, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.
BACA JUGA:
Bunuh diri diduga dilatarbelakangi oleh depresi. Korban disebut stres karena menganggap dirinya tidak dapat menghidupi keluarganya.
“Depresi diakibatkan ekonomi, merasa tidak bisa menghidupi keluarganya, pengangguran,” ungkapnya.
Polisi juga menduga korban melakukan aksi bunuh diri pada pagi hari berdasarkan hasil autopsi. Sehingga saat ditemukan sekitar pukul 13.00 siang hari pada Kamis (7/9/2023) lalu, korban diduga telah meninggal lebih dari lima jam.
“(jenazah) waktu hari sabtu belum diambil, harusnya sekarang sudah diambil sekarang,” tutupnya.
(Nanda Aria)