PBNU Akan Kukuhkan Lima Tokoh Menjadi Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat NU, Termasuk Jokowi

Nanda Aria, Jurnalis
Jum'at 15 September 2023 20:05 WIB
Jokowi jadi pengampu gerakan keluarga maslahat NU/Foto: BPIP
Share :

 

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengungkapkan, PBNU akan mengukuhkan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), dan Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid menjadi Dewan Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU).

Pengukuhan kelima tokoh akan dilakukan pada peluncuran GKMNU yang berlangsung saat pembukaan Agenda Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2023, 18-20 September 2023 mendatang di Pondok Pesantren Alhamid, Cilangkap, Jakarta Timur.

 BACA JUGA:

“Di dalam pembukaan Munas dan Konbes itu nanti juga sekaligus akan diumumkan salah satu dewan yang dibentuk oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yaitu Dewan Pengampu Gerakan Keluarga Maslahat NU. Ini terdiri dari para tokoh, sesepuh dari kalangan NU yang nantinya akan mendukung agenda gerakan keluarga maslahat Nahdlatul Ulama,” kata Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers menjelang Munas-Konbes NU 2023 di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2023).

Gus Yahya menuturkan, GKMNU merupakan satu gerakan di tingkat akar rumput yang menyasar masyarakat desa dengan melibatkan warga secara langsung dalam menyelesaikan masalah keluarga di dalam berbagai aspeknya mulai dari aspek kegamaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan sebagainya.

 BACA JUGA:

“Kami sudah punya satu set program yang telah disiapkan dan program ini sebagian kerja sama dengan berbagai kementerian seperti Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian UKM, Kementerian sosial. Jadi, nanti sebagian dari isi program Gerakan Keluarga Maslahat NU itu adalah program-program dari kementerian dan insyaallah akan kita mulai pada bulan September ini,” jabar kiai kelahiran Desember 1966 itu.

Menurutnya, terdapat tiga provinsi yang siap menerima program-program besutan GKMNU di tingkat desa. Tiga provinsi itu adalah Jawa Timur, Jawa tengah, dan DIY.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya