“Saya menderita setiap hari, saya tidak pernah bisa tidur, saya sangat sakit,” tambahnya.
Karena hal itu, Chelsey melakukan operasi caesar darurat di minggu 33.
“Itulah mengapa saya meminta mereka meminumnya pada minggu ke 33 karena tubuh saya tidak bisa berfungsi dan semakin sulit setiap hari untuk menjalani hidup dan benar-benar bernapas karena saya merasa sangat tidak nyaman karena saya harus terus mengeluarkan cairan dari perut saya,” ujarnya.
Pada saat ia di operasi, kerabat dan orang terdekatnya menjadi sangat emosional, karena mereka takut dengan apa yang dilalui Chelsey.
Ayah Armani, Blake, yang berada di luar ruang operasi berdoa agar Armani dan Chelsey baik-baik saja.
“Saya ingat duduk di luar di lorong, mereka membawa saya kembali kesana untuk melahirkan dan ketika mereka di sana memberinya epidural, saya di luar sana mondar-mandir di aula, hanya berdoa,” katanya.
Chelsey mengatakan bahwa ia mengalami panik saat melahirkan putrinya Armani, namun saat ia melihat wajah Armani ia merasa begitu bahagia.