Netanyahu Peringatkan Israel Akan Serang Hamas dengan Kekuatan Besar yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Susi Susanti, Jurnalis
Selasa 10 Oktober 2023 05:53 WIB
PM Israel tegaskan akan serang Hamas dengan kekuatan besar (Foto: AFP)
Share :

ISRAEL - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memperingatkan pada Senin (9/10/2023) bahwa militer Israel akan menyerang Hamas dengan kekuatan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Ia mengatakan pembalasan Pasukan Pertahanan Israel atas serangan terburuk di tanah Israel dalam beberapa dekade baru saja dimulai.

Peringatan ini dikeluarkan karena kelompok tersebut mengancam akan membunuh sandera sipil jika serangan udara menargetkan Gaza tanpa peringatan.

Netanyahu memperingatkan dalam pidatonya di televisi pada Senin (9/10/2023) jika serangan terhadap markas besar Hamas di Gaza 'hanya permulaan.'

“Saya katakan bahwa setiap tempat dimana Hamas beroperasi akan berubah menjadi reruntuhan. Itu sudah terjadi hari ini, dan akan terjadi lebih banyak lagi di masa depan,” ujarnya.

“Kami berjuang untuk rumah kami dan keberadaan kami,” lanjutnya.

Tak hanya itu, menyusul serangan mendadak Hamas yang menghancurkan wilayah Israel pada akhir pekan, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Senin (9/10/2023) juga memerintahkan “pengepungan total” terhadap Gaza, dan mengatakan ia akan menghentikan pasokan listrik, makanan, air dan bahan bakar ke daerah kantong Palestina.

“Saya telah memberi perintah – Gaza akan dikepung sepenuhnya,” terangnya, dikutip CNN.

“Kami memerangi orang-orang barbar dan akan meresponsnya dengan tepat,” lanjutnya. Israel telah menggempur lokasi yang disebutnya sebagai lokasi “strategis” Hamas di Gaza dengan serangan udara sejak serangan Hamas.

Beberapa jam kemudian, juru bicara sayap bersenjata Hamas mengatakan pihaknya akan mulai membunuh sandera sipil dan menyiarkan tindakan tersebut jika Israel menargetkan orang-orang di Gaza tanpa peringatan.

“Kami menyatakan bahwa kami akan menanggapi setiap penargetan terhadap warga kami yang aman di rumah mereka tanpa peringatan, dengan eksekusi sandera sipil kami, dan kami akan menyiarkannya dengan audio dan video,” kata Abu Obaida dalam sebuah pernyataan di Al. -Saluran Telegram Brigade Qassam.

Hamas melancarkan serangan mendadak yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Sabtu (7/10/2023) pagi, menembakkan ribuan roket dan mengirimkan pejuang bersenjata ke Israel.

Radio Angkatan Darat Israel melaporkan pada Senin (9/10/2023), serangan itu telah menewaskan sedikitnya 900 orang di Israel dan melukai ribuan lainnya.

Israel pun langsung meresnpons pada Minggu (10/2023) dengan secara resmi menyatakan perang terhadap Hamas.

(Susi Susanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya