Setelah mengetahui kabar yang dihembuskan oleh para agen itu, para Brahmana Kediri menganggap bahwa raja Kediri, Prabu Kretajaya, diam-diam telah hendak melecehkan agama Hindu, sebuah agama yang dipeluk oleh sebagian masyarakat itu.
Pihak yang paling tersinggung saat itu adalah kaum brahmana. Derajat dan wibawanya langsung terancam runtuh oleh tuntutan Kretajaya tersebut.
(Angkasa Yudhistira)