NEW DELHI – Partai berkuasa India, Bharatiya Janata (BJP) menuduh Kongres negara itu mendukung organisasi teroris setelah Komite Kerja Kongres (CWC) menegaskan dukungannya terhadap hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan gencatan senjata dan negosiasi untuk menyelesaikan konflik.
Dalam sebuah posting di X, dahulu dikenal sebagai Twitter, Menter Urusan Parlemen India Pralhad Joshi, yang berasal dari BJP mempertanyakan bagaimana Kongres akan melindungi negara dan warganya ketika mereka “secara terbuka mendukung kekerasan”.
"Kongres melakukannya lagi! Mendukung organisasi teror dan terorisme sementara warga sipil yang tidak bersalah kehilangan nyawa mereka karena peluru," katanya sebagaimana dilansir NDTV.
“Dengan pendirian ini, partai pemimpin Aliansi INDI telah mengekspos diri mereka kepada bangsa. Bagaimana partai ini akan melindungi bangsa dan warga negaranya ketika mereka secara terbuka menentang kekerasan,” tambah Joshi.
Dalam sebuah resolusi yang ditetapkan pada pertemuan empat jam, pada Senin, (9/10/2023) badan pengambil keputusan Kongres mengatakan bahwa CWC mengungkapkan kekecewaan dan kesedihannya atas perang di Timur Tengah yang mengakibatkan lebih dari seribu orang tewas dalam dua hari terakhir.
Menurut CWC, bahwa kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat memberikan solusi, oleh karena itu harus dihentikan. CWC merupakan komite eksekutif Kongres Nasional India, bertanggung jawab untuk mengambil keputusan mengenai kebijakan penting dan masalah-masalah organisasi, serta membimbing dan mengarahkan kegiatan kampanye partai di tingkat nasional.
Israel mendapat serangan mendadak yang sebelumnya belum pernah terjadi dari kelompok pejuang Palestina, Hamas pada Sabtu (7/10/2023) pagi.
Israel mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan pasukan khusus untuk merebut kendali empat lokasi dari Hamas, atas serangan kelompok teroris yang yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel. Akibat serangan ini, terdapat lebih dari 1.000 warga Israel tewas dan ribuan lainnya luka-luka.
(Rahman Asmardika)