Eks Mentan SYL Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan, Ini Kata KPK

Muhammad Farhan, Jurnalis
Rabu 11 Oktober 2023 18:45 WIB
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri (foto: dok MPI)
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan tanggapannya mengenai mangkirnya eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), yang telah dijadwalkan untuk diperiksa pada hari Rabu ini (11/10/2023).

KPK menghormati alasan mangkirnya SYL karena telah mengonfirmasi adanya alasan kemanusiaan yakni menjenguk ibundanya yang tengah sakit di Makassar, Sulawesi Selatan. Selain SYL, Direktur Alat Mesin Pertanian, Muhammad Hatta juga mengonfirmasikan tidak bisa hadir dengan alasan yang tak jauh berbeda.

"Kami tadi cek juga di bagian penindakan, kami juga memanggil para tersangka yang ditetapkan dalam perkara ini 3 orang untuk hadir pada hari ini gitu ya, untuk hadir pada hari ini," jelas Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Rabu (11/10/2023).

Ali menyampaikan alasan mangkirnya pemanggilan yang dimaksudkan untuk ditetapkan sebagai tersangka tersebut.

"Tapi memang ada surat konfirmasi pemberitahuan dari 2 orang tersangka tidak bisa hadir pada hari ini. Alasannya yang pertama karena ibu mertuanya sakit, kemudian yang kedua juga sedang menengok orang tuanya di Sulawesi Selatan. Tentu kami hargai itu karena ada konfirmasi," tutur Ali.

Selain dua orang, termasuk SYL, yang mangkir, Ali mengungkapkan satu tersangka lainnya sudah hadir ke gedung Merah Putih KPK pada hari ini. Dia mengatakan, dalam dua hingga tiga jam ke depan, KPK akan mengumumkan hasil awal pemeriksaan dari kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementan. Diketahui, satu tersangka yang dimaksud yakni Sekretaris Jenderal Kementan, Kasdi Subagyono.

"Sedangkan 1 tersangka masih pemeriksaan oleh tim penyidik KPK dan nanti perkembangannya akan kami sampaikan secepatnya, kurang lebih 2 sampai 3 jam dari sekarang. Nanti kami akan sampaikan perkembangan dari kegiatan Penyidikan di dugaan korupsi di Kementerian pertanian," kata Ali.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya