JAKARTA - Eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut meminta setoran dari pejabat Eselon I Kementerian Pertanian senilai 4.000 hingga 10.000 dollar AS. Uang tersebut disetor oleh dua orang kepercayaan yakni Kasdi Subagyono dan Muhammad Hatta yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Untuk mengumpulkan eselon I, Dirjen besaran nilai yang ditentukan SYL mulai dari USD 4.000 sampai dengan 10.000 USD," kata Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak di Jakarta dikutip, Kamis (12/10/2023).
Johanis menerangkan, bahwa penerimaan uang dihimpun Sekretaris Jenderal Kementan, Kasdi Subagyono dan Direktur Alat dan Mesin Kementan, Muhammad Hatta. Keduanya menerima setoran dari para pejabat Kementan.
"Penerimaan uang dari KS dan MH, representasi orang kepercayaan SYL rutin tiap bulan pakai uang mata asing," ujarnya.
"Sejauh ini uang dinikmati SYL sejumlah Rp13,9 miliar. Penelusuran lebih mendalam akan ditangani tim penyidik," sambung dia.
Uang senilai Rp13,9 miliar untuk memenuhi kebutuhan pribadi untuk digunakan SYL untuk membayar cicilan kartu kredit dan mobil Toyota Alphard.
"Penggunaan SYL untuk pembayaran cicilan kartu kredit dan Alphard milik SYL," kata Johanis.