"Kamu mau makan ini?" ucap Ganjar ke Kian.
"Enggak, buat Pak Ganjar," kata Kian.
"Oh buat Pak Ganjar. Tidak ada yang lebih baik dari Kian ya. Buat Pak Ganjar ya. Terima kasih ya Kian ya," tutur Ganjar sambil tersenyum.
Selama perjalanan, Kian terus membuntuti Ganjar. Mulai berkunjung ke sebuab kebun pertanian hingga ngeliwet bareng Warga Desa Sukamantri. Di akhir perjumpaan itu, Ganjar oamit dan mencium pipi Kian.
"Sudah, sudah sampai ini," tutur Ganjar diikuti mencium Kian.
(Angkasa Yudhistira)