Tetapi ternyata operasi itu gagal sehingga Nasution lolos. Bahkan Letnan Satu Pierre Tendean dan Ajun Inspektur Polisi Tingkat II Karel Sadsuitubun (pengawal di rumah Johannes Leimena) menjadi korban.
Operasi penculikan di rumah Nasution itu dinilai tidak elegan sebab dari awal sudah memancing keributan yang membuka kemungkinan untuk gagal.
(Erha Aprili Ramadhoni)