"Di hari tuanya ketika Sukarno telah menjadi 'orang pertama' di Republik Indonesia, Nyoman Rai Srimben tidak pernah mau menginjakkan kakinya di Istana Negara," catatan yang tertulis di situs web Kepustakaan Presiden yang dikelola Perpusnas, diakses pada Senin (16/10/2023).
Namun menurut Roso Daras yang merupakan ahli sejarah Bung Karno, menduga bahwa Bung Karno mencoba menjaga agar tidak ada unsur korupsi kolusi nepotisme (KKN) dalam menjalankan pemerintahan.
(Fahmi Firdaus )