"Saya juga kan tidak pernah mengejar-ngejar survei, membuat baliho, kan enggak pernah juga. Jadi partai ini memang memilih kualitas, tidak menentukan berdasarkan isi tas," katanya.
"Betul dia membaca tokoh siapa yang layak menurut survei, tetapi juga diitung kualitasnya, keperluan negara ini apa. Sehingga saya ya langsung di ini, bagi saya ini surprise betul. Saya tidak ditanya apa uang kampanyenya, bagaimana uang, bagaimana, nda ada," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)