Machmud, mengatakan, aksi semalam merupakan aksi balasan dari warga Kebon terhadap Gang Gaplok. Setelah sebelumnya, pada Sabtu 28 Oktober 2023 malam.
“Sebelum semalam, dari malam Minggu udah tawuran cuma anak sononya (kebon) sepi. Giliran semalem, anak Kebon nyerang anak Gang Gaplok,” kata Machmud.
Machmud juga menambahkan, tawuran di wilayahnya terjadi hampir setiap akhir pekan. Meski demikian, ia tidak tahu pasti penyebab tawuran.
“Disini tawuran udah hampir tiap Sabtu-Minggu. Penyebabnya kurang tau, tau-tau kejadian. Dengar-dengar katanya ada yang bilang janjian di medsos,” tutupnya.
(Arief Setyadi )