Kasus Penembakan di Bekasi, 11 Orang Jadi Tersangka dan Dua Orang DPO

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Senin 06 November 2023 09:15 WIB
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi (foto: dok MPI)
Share :

JAKARTA - Polda Metro Jaya menetapkan 11 orang tersangka terkait kasus penembakan maut di Bekasi yang melibatkan kelompok John Kei vs Nus Kei.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi menuturkan 11 orang tersangka tersebut merupakan kelompok dari John Kei dan Nus Kei. Namun, ia belum merincikan identitas ke-11 orang tersebut.

“Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 11 tersangka dari kedua kelompok terkait penembakan maut di Bekasi,” kata Hengki kepada wartawan Senin (6/11/2023).

Hengki menyebut dari 11 tersangka, sembilan orang sudah dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya. Sementara dua orang lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Untuk 2 orang masih DPO dan masih terus di kejar oleh tim tindak Resmob Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Sebelumnya, aksi penembakan ini terjadi di Kavling Rawa Bambu Bulak, Jalan Melati 3, Medan Satria, Kota Bekasi pada Minggu, 29 Oktober 2023.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly menjelaskan, kejadian berawal ketika kelompok Nus Kei melakukan penyerangan terhadap kelompok John Kei. Kelompok John Kei yang mengetahui informasi penyerangan itu lalu mempersiapkan diri.

"Menurut keterangan dari pihak John Kei, mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," ujar AKBP Titus Yudho Uly kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (1/11/2023).

Titus melanjutkan, kelompok Nus Kei datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil berisi enam orang, lengkap dengan senjata tajam dan senjata api.

"Mereka dapat info, datanglah mobil ini, parkir, turun enam orang. Korban turun sudah bawa parang. Sebelum mereka (kelompok Nus Kei) datang, kelompok John Kei sudah tahu bahwa mereka mau diserang. Mereka sudah siap dengan batu, parang, dan senjata api," bebernya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya