JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mengekspresikan kegembiraan mereka dengan menunjukkan salam tiga jari atau metal setelah mendapatkan nomor urut 3 dalam proses pengundian untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Pengundian nomor urut ini berlangsung di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).
Tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden secara resmi mengikuti proses pengundian nomor urut untuk Pilpres 2024. Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang didukung oleh empat partai politik, ditetapkan mendapatkan nomor urut 3 dalam pengundian tersebut.
Ganjar dengan hati-hati membuka lipatan nomor urut tersebut. Ketika mengetahui nomor urut mereka adalah 3, ia dengan cepat mengangkat nomor tersebut tinggi-tinggi sambil menunjukkan salam metal tiga jari, yaitu jempol, telunjuk, dan kelingking.
Sementara itu, Mahfud awalnya mengacungkan tiga jari, namun kemudian ikut serta dengan salam metal yang sama seperti yang dilakukan Ganjar.
Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo - Mahfud Md, merasa bersyukur karena diberikan nomor urut 3 dalam pengundian yang berlangsung di KPU pada Selasa malam.
"Jadi kita mendapatkan nomor tiga, itu sesuai dengan sila ketiga, persatuan Indonesia," Ucap Ganjar, diikuti seruan antusias dari para pendukungnya di tribun.
Asal Usul Simbol Metal ala PDIP
Salam metal ini telah menjadi identitas khas PDIP selama bertahun-tahun. Terkadang, para kader PDIP menunjukkan salam metal ini pada acara-acara besar. Namun, apa sebenarnya makna di balik salam metal ini? Simak penjelasannya secara lengkap.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, pernah menjelaskan bahwa 'Metal' adalah singkatan dari merah total. Partai yang sering dikaitkan dengan simbol banteng ini juga dikenal dengan warna merah darah, mirip dengan warna merah di bendera Indonesia.
Tak hanya itu, Hasto menyingkap fakta bahwa salam metal kerap dipakai para aktivis yang berperan dalam perlawanan terhadap rezim otoriter pada Pemilu 1987 yang lalu.
Selain itu, salam metal memiliki makna sebagai lambang harapan bagi setiap kader untuk terus berjuang demi hak-hak rakyat.
"Dengan angka 3 (salam metal) yang penuh dengan sejarah perjuangan bersama rakyat ini, maka kita berharap seluruh anggota dan kader partai bisa terus melakukan konsolidasi, memperbaiki hal-hal yang mungkin kurang optimal, serta terus menerus bergotong-royong turun ke bawah bersama rakyat. Semangat kerakyatan inilah yang menjadi intisari dari salam metal, untuk terwujudnya Trisakti," ucap Hasto dalam keterangannya pada 2018.
PDIP telah beberapa kali diberikan nomor urut 3 dalam arena politik, hal ini semakin mengukuhkan salam metal sebagai simbol dan ikon bagi para kader PDIP.
(Erha Aprili Ramadhoni)