Kecelakaan 2 Pesawat Super Tucano TNI AU: 4 Personel Gugur, 1 Jenazah Masih Dicari

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Kamis 16 November 2023 17:40 WIB
Pesawat tempur TNI AU jatuh (foto: dok ist)
Share :




JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama R. Agung Sasongkojati menyebut jatuhnya dua pesawat Super Tucano milik TNI AU memakan korban jiwa. Ia memastikan tiga personel kru yang menaiki pesawat tersebut meninggal dunia dan telah ditemukan.

Sementara satu personel pilot penerbang lainnya juga diduga meninggal dunia. Namun hingga saat ini jenazahnya belum ditemukan.

Empat kru pesawat yang tercatat menumpangi dua pesawat itu ialah Letkol Pnb Sandhra Gunawan (Frontseater TT-3111 dan Kolonel Adm Widiono (Backseater TT-3111). Kemudian pesawat TT-3103 diisi oleh Mayorn PnB Yuda A. Seta (Frontseater) dan Kolonel Pnb Subhan (Backseater.

"Yang gugur adalah empat kemungkinan empat, tapi yang baru ditemukan jenazahnya 3," ucap Agung dalam wawancaranya bersama iNews sore, Kamis (16/11/2023).

Saat ini proses evakuasi jenazah-jenazah pilot penerbang yang gugur masih terus dilakukan. Sejauh ini dua personel telah diangkat, satu personel dalam perjalanan dan satu lagi masih dalam pencarian. Namun demikian, Agung tidak merinci siapa jenazah yang diangkat, dalam perjalanan maupun belum ditemukan.

"Satu lagi dalam pencarian dan kalau ditemukan akan diangkat juga, karena tempatnya sudah untuk dicapai," ungkap dia.

Sebelumnya, TNI Angkatan Udara menyampaikan dua pesawat tempur ringan Super Tucano yang jatuh di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Keduwung Kecamatan Puspo Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Kamis siang ini (16/11/2023) sekira pukul 12.00 WIB, sempat kehilangan komunikasi (lost contact) pada sekira pukul 11.18 WIB.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya