Kegiatan itu disambut baik oleh segenap petani yang berkontribusi untuk daerah tersebut. Sebab, di mata para petani, mereka melihat ada harapan nyata terhadap perubahan kondisi petani gula merah.
"Harapannya ini bisa semakin meluas sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkasnya.
Koordinator PeGaS Tasikmalaya, Usep (35) berharap dengan dibentuknya asosiasi tersebut bisa bermanfaat untuk petani dan mendapatkan tanggapan dari pemerintah agar keberadaanya harus dilestarikan dan didukung melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.
"Kami berharap mayoritas petani gula aren di sini keberadaanya terus dilestarikan dan diatur payung hukumnya agar kesejahteraan dan budaya petani gula aren di sini semakin dikenal dan meluas," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )