Diketahui, puluhan mantan pegawai KPK itu terlihat membawa poster bertuliskan 'selamat atas penetapan Firli jadi tersangka' dengan latar belakang merah saat tiba di kantor KPK.
Saat ditemui, Abraham Samad menyatakan penetapan Firli sebagai tersangka merupakan langkah yang bisa bersih-bersih dari pihak yang memanfaatkan KPK.
"Momentum ini adalah momentum untuk membersihkan KPK dari penjahat-penjahat yang berada dan bercokol di dalamnya yang selama ini merusak muruah pemberantasan korupsi dan merusak kelembagaan KPK," kata Abraham kepada wartawan.
Kemudian, mereka juga melakukan aksi cukur gundul yang dilakukan di halaman Gedung Merah Putih KPK. Setidaknya, yang mencukur gundul rambut mereka adalah Abraham dan Novel.
Tak berhenti di situ, mereka pun kemudian melakukan potong tumpeng. Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Abraham.
"Secara simbolik kita berikan ke Pak Abraham Samad sebagai wujud syukur kita bahwa masih ada upaya untuk memberantas korupsi, masih ada upaya untuk menyelamatkan KPK," tutur Yudi Purnomo.
(Angkasa Yudhistira)