GAZA - Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, Amerika Serikat (AS) John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa AS "tentu saja prihatin" dengan laporan bahwa Israel telah menggunakan fosfor putih, yang dipasok oleh Amerika, di Lebanon selatan.
“Kami akan mengajukan pertanyaan untuk mencoba belajar lebih banyak,” kata John Kirby kepada wartawan, berbicara di atas pesawat kepresidenan Air Force One.
Hal ini menyusul laporan di Washington Post hari ini, tentang sebuah insiden pada Oktober lalu yang menurut Amnesty International melukai sembilan warga sipil dan harus diselidiki sebagai kejahatan perang.
“Fosfor putih memiliki "kegunaan militer yang sah" dan tentu saja, setiap kali kami memberikan barang-barang seperti fosfor putih kepada militer lain, kami berharap sepenuhnya bahwa itu akan digunakan untuk memenuhi tujuan sah tersebut,” terangnya.
Amunisi fosfor putih secara legal dapat digunakan di medan perang untuk membuat tabir asap, menghasilkan penerangan, menandai target atau membakar bunker dan bangunan.
Tapi bahan ini juga bisa sangat berbahaya, menyebabkan luka bakar parah.