Selain dianggap tidak tahu terima kasih, mereka menganggap kedatangan pengungsi membawa pengaruh buruk. Beberapa dari pengungsi ada yang melarikan diri, berhubungan seks di luar nikah, hingga menggunakan narkoba.
Para pengunjuk rasa di Sabang, Aceh, membongkar tenda penampungan sementara pengungsi Rohingya, dan mengancam mendorong perahu mereka kembali ke laut.
Presiden Joko Widodo menanggapi terjadinya peningkatan pengungsi yang masuk ke wilayah Indonesia. Bantuan kemanusiaan akan diberikan, tentu dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal.
Mengutip sumber lain, Presiden Jokowi menilai, fenomena pertambahan pengungsi Rohingya ke Indonesia diduga adanya keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Maka dari itu, ia menekankan pemerintah akan terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan beberapa pihak internasional.
(Rahman Asmardika)