Di akhir debat, Ganjar mengatakan bahwa demokrasi bisa dipaksa dengan baik sesuai amanah reformasi.
"Maka dalam penghormatan terhadap hak, mari kita konsisten, antara pikiran perkataan dan perbuatan dan saya berdiri bersama korban untuk keadilan," katahya.
(Angkasa Yudhistira)