TPD Ganjar-Mahfud Sumut: Anak Muda Sudah Cerdas Lihat Pemimpin yang Mereka Inginkan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Rabu 13 Desember 2023 11:44 WIB
Nobar Debat Capres di Medan/Foto: Okezone
Share :

MEDAN - Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Sumatera Utara mengajak ratusan anak muda di Kota Medan, merasakan langsung euforia debat pertama calon presiden (capres) 2024 dengan menggelar nonton bareng di Sekretariat TPD Ganjar-Mahfud Sumut, Jalan Sei Serayu No.52, Medan, Selasa (12/12/2023) malam.

Pantauan Okezone di lokasi, mereka menyimak secara serius setiap pernyataan, jawaban, tanggapan hingga bantahan dari masing-masing calon presiden. Sesekali yel-yel dukungan terhadap pasangan capres juga ikut terdengar.

Wakil Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sumut, Ramses Simbolon, mengungkapkan alasannya mengajak milenial untuk menonton langsung debat calon presiden (Capres) agar anak-anak muda sadar sosok seperti apa yang mereka inginkan memimpin negara ini ke depan. Apalagi anak-anak muda adalah calon pemilih dengan persentase terbanyak di pemilihan presiden mendatang.

"Agar mereka melihat langsung kualitas dari tiga calon presiden ini. Supaya mereka sadar, calon seperti apa yang sesuai dengan kepentingan anak muda,”ujarnya, Rabu (13/12/2023).

“Karena kita akan mewariskan negara ini kepada mereka. Mereka yang secara statistik hari ini mencapai 52 persen dari jumlah calon pemilih," lanjut Ramses.

Ramses mengatakan, anak-anak muda saat ini sudah cerdas untuk melihat siapa pemimpin yang mereka inginkan. Anak muda juga menurut Ramses sudah mampu menilai mana pemimpin yang punya kapasitas dan siapa yang masih harus banyak belajar.

"Kita bukan tim penilai, biarkan mereka melihat secara langsung. Jadi gak usah lagi kita tambah kurangkan. Gak usaha lagi kita provokasi. Semua bisa melihat, bisa menilai sendiri," pungkasnya.

Berry Sihotang, salah seorang peserta nonton bareng, mengatakan selama ini banyak persepsi yang salah tentang anak muda dalam politik. Banyak yang masih beranggapan anak muda belum melek politik. Padahal anak muda hari ini sangat selektif dengan calon pemimpinnya.

"Saya ingin tegaskan, bahwa kebanyakan kita anak muda ini sekarang ditempah, berproses melalui proses dialektis. Jadi debat ini menjadi salah satu elemen penting bagi kita untuk memutuskan. Kami mengapresiasi dilaksanakannya debat ini. Jadi kami bisa menilai sendiri pasangan mana yang bisa berdialektika," sebut Berry.

Berry mengingatkan bahwa Indonesia adalah salah satu bangsa yang dibentuk lewat proses dialektika yang panjang. Sehingga sudah seharusnya seorang calon pemimpin memiliki kemampuan dialektis yang baik.

"Kalau kita mengingat sejarah, bangsa ini pun lahir dari proses bantah-bantahan. Lahir dari adu argumentasi, lahir dari proses dialektika yang sangat panjang. Jadi jika pemimpin kita ke depannya tidak punya kemampuan berdialektika, itu mungkin sangat disayangkan. Sangat mengecewakan," tegasnya.

Gelaran debat pertama calon presiden (Capres) pemilu presiden 2024 digelar di halaman depan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum di Jakarta. Debat diikuti tiga calon presiden, masing-masing Anies Baswedan (01), Prabowo Subianto (02) dan Ganjar Pranowo (03).

Debat yang mengangkat tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga itu juga disiarkan langsung oleh televisi nasional dan saluran media sosial KPU-RI.

Setelah debat pertama ini, masih akan ada empat sesi debat lagi selama proses kampanye pemilihan presiden 2024. Dua debat diantaranya untuk masing-masing calon wakil presiden.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya