Wisatawan Dilarang Dekati Kawah Gunung Bromo Akibat Adanya Peningkatan Aktivitas

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 13 Desember 2023 21:55 WIB
Gunung Bromo (foto: dok ist)
Share :

MALANG - Pengelola Wisata Gunung Bromo meminta wisatawan tidak memasuki area kawah. Sebab dari data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berdasarkan hasil pantauan, mencatat adanya peningkatan aktivitas kawah Gunung Bromo.

Hal ini membuat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengeluarkan peringatan dini dan kewaspadaan ke para wisatawan, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Bromo.

"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pengunjung, wisatawan, pendaki, pedagang, dan pelaku jasa wisata, agar tidak memasuki areal dalam radius satu kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo," kata Kepala BB-TNBTS, Hendro Widjanarko, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (13/12/2023) malam.

Hendro juga meminta wisatawan, para pelaku wisata, dan masyarakat sekitar juga mewaspadai adanya letusan freatik yang diakibatkan aktivitas vulkanik Gunung Bromo. Apalagi letusan itu disebut PVMBG bersifat tiba-tiba.

"Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, pengunjung, wisatawan, pendaki, pedagang, dan pelaku jasa wisata, agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang signifikan," kata dia kembali.

Hal ini karena pantauan PVMBG, kawah Gunung Bromo mengalami peningkatan aktivitas sejak Rabu pagi (13/12/2023) pukul 06.00 WIB, berupa teramatinya hembusan asap kawah berwarna kelabu, intensitas sedang hingga tebal, dengan tekanan sedang hingga kuat dari dalam kawah Gunung Bromo, berdasarkan pengamatan visual pada tanggal 13 Desember 2023 pukul 06.00 WIB.

"Sedangkan dalam pengamatan beberapa bulan. sebelumnya teramati hembusan asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal, tekanan lemah sedang dengan ketinggian berkisar 50 - 900 meter dari puncak. Warna hembusan asap kawah kelabu ini umumnya disertai dengan material abu vulkanik," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya