JAKARTA - Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 3 dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Michael Sianipar menyebutkan pentingnya partisipasi dan peran anggota DPRD DKI dalam menyerap aspirasi rakyat Jakarta.
Hal tersebut ia sampaikan dalam Diskusi Pemuda Menantang Caleg Vol. 1 Debat Caleg Muda: Seberapa Realistis Janji-Janjinya di Tanjung Priok Jakarta Utara pada Jumat (15/12/2023).
"Musrenbang sering menjadi formalitas. Kita sering mendengarkan RT/RW telah mengajukan sejak tahun lalu, tapi tidak direalisasikan. Harus dikawal agar bisa diterapkan. Musrenbang meskipun online sejak 2015, namun sering menjadi formalitas semata," ujar Michael.
Ia menyebutkan peran partisipasi masyarakat harus semakin disosialisasikan dengan berbagai aplikasi yang sudah dibuat.
"Kita harus mendorong digitalisasi agar warga terlibat. Ada Jakarta Smart City, ada Jaki. Artinya tools-nya sudah ada. Banyak warga sudah menggunakan. Kalau kami terpilih kami ingin agar alat-alat ini semakin dikembangkan dan dapat digunakan dengan relevan oleh publik," jelasnya.
Michael juga melihat pentingnya pelibatan masyarakat dalam menyusun Perda. Ia melihat anggaran Perda sekarang malah untuk sosialisasi Perda yang sudah dibuat. Padahal seharusnya anggaran tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam membuat Perda.
"Yang menilai Perda dilaksanakan atau tidak itu masyarakat. Makanya pengawasan terhadap Perda sangat penting. Masyarakat sebagai penerima, padahal dalam demokrasi, kita yang menentukan program pemerintah. Kita harus dapat menyampaikan puas atau tidak puas, serta mengevaluasi," tuturnya.
Sehingga kata Michael, DPRD DKI harus peka terhadap suara masyarakat, jika banyak salah sasaran program, masyarakat harus punya akses melalui wakil rakyat.
"Saat ada rapat dengan Dinas, masyarakat dapat ikut dan mengomentari hal tersebut. Jadi publik dapat berbicara langsung dengan hal tersebut," tutupnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)