Kemenag Wacanakan Kenaikan Setoran Awal, Ini Kata BPKH

Widya Michella, Jurnalis
Sabtu 16 Desember 2023 02:15 WIB
Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander/Foto: MNC Portal
Share :

JAKARTA - Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander menyarankan agar setoran awal dengan biaya terjangkau. Hal tersebut agar tidak memberatkan calon jamaah haji Indonesia.

"Kalau saya boleh pilih setoran awal dengan jumlah nya affordable (terjangkau) bagi jemaah. Jadi kalau jamaah haji Rp. 25 juta cukup bagi saya cukup,"kata Harry di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jumat (15/12/2023).

Walaupun begitu keputusan kenaikan setoran awal biaya haji tetap diserahkan kepada Pemerintah. "Tentu kami serahkan kajian ini kepada pemerintah yang penting bagi BPKH adalah memudahkan jamaah, jadi jangan kaget kaget waktu setoran lunas,"ucapnya.

Dikatakannya, jika ada kenaikan, pemerintah telah membuat skema cicilan untuk pembayaran setoran awal dan lunas dalam penyelenggaraan haji 2024M/1445H. Hal ini guna mengantisipasi rencana porsi kenaikan komponen dalam BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji).

"Dibuka (skema) cicilan itu jadi jamaah enggak kaget karena kita tahu tidak semua jemaah ekonominya bagus, ada petani, nelayan, guru dan. Kalau setoran lunasnya kaget agak susah mereka berangkat jadi Insya Allah kami memilih mana yang paling affordble,"terangnya.

Dikatakannya, Annual Meeting 2023 menjadi puncak dari peringatan milad ke-6 BPKH. Agenda tahunan ini juga memberikan apresiasi bagi puluhan mitra perbankan yang menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), yang telah memberikan bukti nyata dalam pelayanan dan kemitraan perhajian, serta pergerakan ekonomi syariah di Indonesia.

Mengusung tema "Kemitraan Lebih Kuat, Kebersamaan Lebih Kuat dalam Keuangan Haji", BPKH secara khusus memberikan penghargaan kepada mitra bank syariah yang memiliki program Sustainability Finance Terbaik tahun 2023. Program tersebut mencakup komponen penilaian terhadap Environmental, Social & Corporate Governance (ESG) yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi, dan bisnis yang berkelanjutan.

Adapun selama sepekan terakhir BPKH telah menggelar rangkaian kegiatan seperti Hajj Expo yang menghadirkan booth bank syariah, travel umrah dan muslim fashion, serta seminar yang diisi paparan sejumlah pakar keuangan, lingkungan, kesehatan dan kementerian, terkait Green Hajj dan Green Investment di sektor perhajian di Indonesia

Harry menegaskan, acara ini tidak sekedar awarding tapi juga sharing knowledge kepada seluruh mitra strategis. Karena selain mengelola dana haji, BPKH juga ingin memperkuat perbankan syariah untuk berkontribusi mendorong perekonomian Indonesia.

"Harapan kita mudah-mudahan ke depan Indonesia akan menjadi kiblat bisnis syariah di dunia. Kita harus bersiap untuk memberikan yang terbaik dari bisnis syariah melalui implementasi program sustainable finance,"tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu (Sihdu) Kemenag Republik Indonesia, Jaja Jaelani mengatakan pihaknya tengah membahas kemungkinan naiknya setoran awal yang dibayarkan calon jemaah haji di tahun mendatang.

Dimana terdapat beberapa usulan mulai dari angka Rp 40 juta hingga Rp 45 Juta. Saat ini, calon jemaah haji masih membayar biaya setoran awal sebesar Rp.25 Juta per orang.

"Ya mungkin antara Rp 40 atau 45 juta karena banyak usulan Rp 25 juta ini sudah tidak rasional lagi. Itu kan sudah 12 tahun yang lalu bagaimana kalau ada peningkatan atau juga ada cicilan,"ucap Jaja saat ditemui wartawan dalam acara

Annual Meeting & Banking Award 2023 BPKH di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jumat (15/12/2023).

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya