Sebelumnya, Mukti mengatakan, ada kendala dalam penangkapan Fredy Pratama. Yang utama, adalah karena mertuanya merupakan bandar gambong narkoba di Thailand.
"Kan saya bilang mertuanya bandar gembong narkoba (di Thailand), susah," kata Brigjen Mukti Juharsa kepada wartawan, dikutip Sabtu (18/11/2023).
Mukti pun menduga kuat bahwa saat ini Fredy berada di Thailand. Untuk itu, pihaknya juga melakukan joint investigation dengan Thailand guna menangkap bos sindikat narkoba jaringan internasional tersebut.
"Masih di Thailand. Nanti kita, kita lagi joint (investigation)," katanya.
(Awaludin)