Warga Ukraina untuk Pertama Kalinya Rayakan Natal pada 25 Desember

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 25 Desember 2023 16:46 WIB
Foto: Reuters.
Share :

KYIV - Banyak umat Kristen Ortodoks Ukraina merayakan Natal pada tanggal 25 Desember untuk pertama kalinya tahun ini. Sebelumnya, Ukraina secara tradisional menggunakan kalender Julian, yang juga digunakan oleh Rusia, di mana Natal jatuh pada tanggal 7 Januari.

Namun, sebagai upaya menjauhkan diri dari Rusia, kini negara tersebut merayakan Natal menurut kalender Barat atau Gregorian, yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengubah undang-undang tersebut pada Juli, dengan mengatakan bahwa undang-undang tersebut mengizinkan warga Ukraina untuk "meninggalkan warisan Rusia" dalam merayakan Natal pada Januari.

Dalam pesan Natal yang dikeluarkan pada Minggu, (24/12/2023) malam, Zelensky mengatakan semua warga Ukraina kini bersatu.

“Kita semua merayakan Natal bersama. Di tanggal yang sama, sebagai satu keluarga besar, sebagai satu bangsa, sebagai satu negara yang bersatu,” ujarnya sebagaimana dilansir BBC.

Di ibu kota Kyiv, pasangan suami istri Lesia Shestakova, seorang Katolik, dan Oleksandr Shestakov, seorang Ortodoks, merayakan Natal bersama.

Pasangan tersebut – yang hingga kini merayakan Natal sebanyak dua kali, bersama orang tua masing-masing – menghadiri kebaktian Minggu pagi di katedral Katolik kota tersebut.

“Akhirnya ada hari di Ukraina di mana saya dan suami dapat menghabiskan waktu bersama di katedral dan bersyukur kepada Tuhan bahwa kami hidup bersama, hidup dan dalam keadaan sehat,” kata Lesia kepada kantor berita Reuters.

Gereja Ortodoks Ukraina (OCU), sebuah gereja independen yang baru dibentuk dan mengadakan kebaktian pertamanya pada 2019, juga telah mengubah tanggal Natal menjadi 25 Desember.

Mereka secara resmi memisahkan diri dari Gereja Ortodoks Rusia atas aneksasi Krimea oleh Moskow pada 2014 dan dukungannya terhadap separatis di Ukraina timur.

Orang-orang berdoa dan menyalakan lilin di seluruh negeri pada hari Minggu.

Di kota Lviv di bagian barat, yang tidak banyak mengalami kerusakan akibat perang, anak-anak dengan kostum tradisional menyanyikan lagu-lagu Natal dan mengambil bagian dalam prosesi perayaan di jalanan.

Warga Ukraina mendekorasi pohon Natal di dekat Lapangan Kemerdekaan di Kyiv, Ukraina

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak jamaah yang bergabung dengan OCU namun jutaan orang masih mengikuti Gereja Ortodoks Ukraina (UOC) yang secara historis memiliki hubungan dengan Rusia, dan karenanya akan terus merayakan Natal pada tanggal 7 Januari.

UOC mengatakan bahwa pada 2022 mereka berpisah dari Moskow karena invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina meskipun banyak orang tetap skeptis.

Dan tentu saja diperkirakan akan ada cukup banyak warga Ukraina yang akan merayakannya dua kali - semakin banyak semakin meriah.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya