7 Relawan Ganjar Dianiaya di Depan Markas TNI, 15 Anggota Pasukan Elite Raider Diperiksa

Romensy August, Jurnalis
Minggu 31 Desember 2023 10:17 WIB
15 Anggota TNI Diperiksa/Foto: MNC Portal
Share :

BOYOLALI-Sebanyak 15 anggota Kompi B Batalyon Infanteri 408/Suhbrastha (Yonif Raider 408/Sbh) di Kabupaten Boyolali, Jawa tengah diperiksa di Denpom IV/4 Solo, buntut kasus penganiayaan terhadap simpatisan capres-cawapres 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Sabtu, 30 Desember 2023.

Namun sejauh ini belum ada anggota pasukan elite raider TNI tersebut yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.

Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, mengatakan, peristiwa yang terjadi di depan markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh di Kabupaten Boyolali itu terjadi secara spontanitas dikarenakan adanya kesalahapahaman dari kedua belah pihak.

Menurutnya, tindakan penganiayaan tersebut dipicu oleh adanya suara bising dari knalpot brong yang digunakan oleh para simpatisan.

"Saat beberapa anggota melaksanakan olahraga bola voli mendengar suara bising yang membuat tidak nyaman dari beberapa sepeda motor dengan knalpot brong melintas secara terus-menerus dan berulang kali. Kemudian beberapa anggota keluar untuk mencari sumber suara," katanya.

Letkol Inf Wiweko menjelaskan mencoba mengingatkan para simpatisan dengan cara menghentikan dan membubarkan konvoi. Hingga kemudian terjadilah penganiayaan.

"Setelah penganiayaan, korban dibawa ke Rumah Sakit Pandanaran, Boyolali, untuk mendapat pertolongan," beber dia.

Letkol Inf Wiweko pun menyayangkan adanya kejadian tersebut. Total ada 7 korban luka yang merupakan relawan Ganjar-Mahfud. Dua diantaranya sedang tengah dirawat inap. 

"Saat ini permasalahan sudah ditangani oleh pihak berwenang yaitu polisi militer yakni Denpom IV Solo untuk melakukan proses hukum sebagaimana mestinya termasuk koordinasi dengan sejumlah pihak terkait membantu pengobatan untuk para korban yang masih dirawat," lanjut Letkol Wiweko.

Dandim mengungkapkan bahwa total ada 15 anggota Kompi B Yonif Raider 408/Sbh yang diperiksa. Hingga saat ini masih dilakukan penyeledikan.

"Berapa jumlah yang ditetapkan tersangka akan dikonfirmasi langsung oleh Dandem pom. Siapapun oknum yang terbukti bersalah tentu akan diambil tindakan yang profesional sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya