JAKARTA - Mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi menyebutkan, wafatnya Eks Menko Kemaritiman Rizal Ramli membuat banyak pihak merasakan kehilangan.
Dia pun mengenang perjuangan Rizal Ramli tentang anti kebodohan.
"Doktor Rizal Ramli ini saya kenal sejak sama-sama di Kabinet Gus Dur atau Abdurrahman Wahid tahun 2000-2001 beliau kalau kita lihat biogfrafinya ini mas Rizal ini seperti dilahirkan sebagai pejuang," ujarnya pada wartawan, Selasa (2/1/2024).
Menurutnya, sejak umur 7 tahun, Rizal Ramli yang seorang yatim piatu hidup bersama neneknya berjuang untuk dirinya sendiri hingga akhirnya bisa kuliah di ITB.
Selain kuliah, Rizal pun tetap berjuang untuk seluruh anak Indonesia bersama teman-temannya.
"Tahun 74 itu Mas Rizal berjuang melakukan gerakan anti kebodohan karena hampir 7 juta anak usia sekolah tak bisa sekolah, perjuangannya itu kemudian menghasilkan UU Pendidikan sehingga umur 7-10 tahun itu diwajibkan ada wajib belajar," tuturnya.
Usai lulus kuliah, Rizal tetap berjuang menegakan demokrasi sambil memperdalam ilmu ekonominya hingga akhirnya bisa menjadi ekonom andal. Bersama rekan-rekannya itu sebagai ekonom andal, Rizal pun mendirikan Ekonit.
"Pernah dirikan ekonit, salah satu lembaga penelitian dan ekonomi yang andal pada tahun 90-an kemudian setelah itu juga bersama kami, teman-teman, mendirikan gerakan komite Indonesia bangkit mengkritisi pemerintahan," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )