Ganjar Pranowo justru menilai ada hal tidak transparan perihal capaian MEF Indonesia.
"Apakah karena ini tidak ada buku putih pertahanan sehingga kita blank tidak bisa membaca? Ataukah kemudahan sengaja tidak ditampilkan?" ujarnya.
Dengan tidak adanya data MEF, Ganjar mengatakan, akan membuat road map pertahanan menjadi tidak jelas.
"Justru kemarin itu kita ingin membuka, maka kalau ada yang mengatakan tidak mengedukasi, saya heran. Justru saya mengedukasi. Eh, kita tidak punya buku putih pertahanan loh. Dan di seluruh dunia ada, maka kita road map menjadi tidak jelas maka berubah-ubah," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)