Edwin mengungkap temuan LPSK penganiayaan tidak ada hubungan dengan kampanye melainkan pemicunya penggunaan knalpot tidak standar.
"Peristiwa ini dalam temuan kami tidak ada hubungannya dengan kampanye salah satu paslon. Bahwa para korban adalah pendukung salah satu paslon, iya. Tetapi yang menjadi stimulusnya adalah penggunaan knalpot tidak standar," ujarnya.
Lebih lanjut, Edwin pun menyebut bahwa ketujuh korban tidak konvoi melainkan perorangan.
"Para korban ini ketika mereka sedang berjalan perorangan, bukan konvoi, bukan rombongan. Kemudian ini yang memancing peristiwa kekerasan itu terjadi," ungkapnya.
(Fakhrizal Fakhri )