Purnawirawan Diintimidasi Tak Hadiri Deklarasi, Jubir Perindo Nuning: Aneh Sekali

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Senin 15 Januari 2024 06:13 WIB
Susaningtyas Kertopati (Foto : MPI)
Share :

"Apa alasan melarang purnawirawan bela dan ikut kampanye paslon 1 maupun 3? Jika betul Intimidasi berupa larangan itu ada perlu diusut tuntas oleh aparat hukum. Dan pihak tersebut harus dikenai sanksi hukum sesuai regulasinya," pungkas Nuning.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku menerima informasi ada purnawirawan TNI-Polri dan pensiunan aparatur sipil negara (ASN) diintimidasi untuk tidak hadir dalam acara deklarasi dukungan di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur. Namun mereka berani untuk melawan dan tetap hadir memberikan dukungan kepada dirinya.

"Tadi saya dengar cerita, 'Enggak usah datang, Pak'. Gitu. Sudah disampaikan pada saya, 'Pak Ganjar, tadi yang disampaikan, mbok enggak usah datang," ujar Ganjar ditemui usai acara, Sabtu (13/1/2024).

Menurut Ganjar, intimidasi seakan percuma karena purnawirawan TNI-Polri merupakan orang-orang yang berani. Maka para purnawirawan TNI-Polri tetap menghadiri acara deklarasi dengan meriah.

"Luar biasa, TNI Polri dididik dilatih untuk berani. Maka kalau cuma intimidasi seperti itu, enggak ada yang takut. Maka datanglah mereka semuanya di sini," tutur mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

Lebih jauh, Ganjar juga menyetujui jika deklarasi purnawirawan TNI-Polri bisa diartikan guna menangkal banyaknya intimidasi yang terjadi beberapa waktu belakangan kepada para pendukungnya.

"Oh tentu saja, maka saya sampaikan, beliau-beliau ini orang yang punya pengalaman di birokrasi yang cukup panjang, di masing-masing bidangnya. Tentu mereka akan tahu bagaimana cara mengantisipasi," kata Ganjar Pranowo.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya