“Kalau dari sisi penyelesaian ganti rugi dan sebagainya tinggal tiga orang, yang lainnya sudah beres. Bahkan sudah ada yang diinvestasikan hasilnya itu untuk restoran, ada yang untuk usaha,” tutur Ganjar Pranowo.
“Maka dalam konteks ini ada kewajiban, saya sampaikan pada kawan-kawan kita harus menjadi team work yang bagus. Maka BPN kerja menbereskan administrasinya, pembayarannya. Nah saya penanggung jawab wilayah,” imbuhnya.
Tidak hanya dalam ruang diskusi tersebut, Ganjar Pranowo pun merasa tidak masalah jika topik terkait Wadas dibahas dalam debat Pilpres keempat yang akan datang pada 21 Januari 2024. Momen tersebut akan dijadikan tempat untuk dirinya melakukan klarifikasi.
“Nanti saya akan ceritakan juga, tahukah kalian bahwa saya pernah menolak semen yang ada di Kebumen? Saya tolak semen yang ada di Rembang, saya tolak tambang emas yang ada di Wonogiri. Karena tidak memenuhi syarat lingkungan,” tutur Ganjar Pranowo.
Adapun, tema yang akan diangkat dalam debat keempat nanti yakni Pembangunan Keberlanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.
(Salman Mardira)