JAKARTA - Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menyampaikan kepada pasangan Capres dan Cawapres di Pilpres 2024 bahwa indeks pemberantasan korupsi dinilai turun.
Hal tersebut disampaikan Nawawi pada acara program Penguatan Antikorupsi Berintegritas (Paku Integritas) untuk Capres-cawapres.
"Tentu sudah kita mengerti bersama faktanya beberapa indikator pemberantasan korupsi yang penting seperti indeks persepsi korupsi dari transparancy Internasional, indeks perilaku korupsi (IPAK) dari badan pusat statistik maupun dari survei penilaian integritas SPI yang dibuat oleh KPK bersama-sama Kemenpan RB saat ini menunjukkan stagnasi bahkan kecenderungan penurunan," kata Nawawi dalam sambutannya.
Nawawi mengatakan bahwa korupsi merupakan ekstra ordinary crime atau merupakan kejahatan yang luar biasa. Korupsi, katanya, dapat mengancam cita-cita memakmurkan dan menyejahterakan bangsa Indonesia.
Tidak hanya itu, Nawawi juga mengungkapkan bahwa dilapangan pihaknya masih menemukan di seluruh Indonesia maraknya praktek pemberian komisi atas proyek-proyek pembangunan, praktek suap pada proses perizinan, pengaturan proses pengadaan barang dan jasa.
"Bahkan dimulai sejak proses perencanaan hingga jual beli jabatan," kata Nawawi.