MALANG - Viralnya Sekte Pemuja Setan di Malang menuai keresahan. Bahkan, polisi sampai turun tangan untuk memeriksa sejumlah saksi.
Video Sekte Pemuja Setan itu viral berawal dari Siska yang menjadi narasumber dalam video mengenai Sekte Pemuja Setan di Malang di platform YouTube. Siska akhirnya mengeluarkan permintaan maaf setelah kontennya menimbulkan kontroversi.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Siska, yang didampingi suaminya, setelah memberikan keterangan kepada kepolisian di Mapolresta Malang Kota pada Jumat 19 Januari 2024.
Dalam video klarifikasi yang diunggah MPI pada Sabtu pagi, 20 Januari 2024, Siska mengatakan, "Saya narasumber yang diundang di acara Lonceng Mystery, yang mengangkat judul sektor pemuja setan di Malang. Pertama-tama saya meminta maaf dengan adanya video tersebut membuat kegaduhan di kota Malang dan warga sekitar," ucap Siska, dalam video klarifikasi yang dilihat MPI, pada Sabtu pagi 20 Januari 2024.
Siska menjelaskan bahwa seminar yang dihadirinya dan keterlibatannya dalam Sekte Pemuja Setan hanyalah asumsi pribadinya. Meskipun demikian, ia tidak memberikan klarifikasi rinci mengenai keberadaan Sekte Pemuja Setan sebagaimana yang diungkapkan dalam video di YouTube tersebut.
"Jadi saya mengkonfirmasi untuk mengklarifikasi pengalaman pribadi saya yang menurut saya adalah asumsi pribadi saya. Terkait itu saya juga meminta maaf kepada warga yang sudah riweh (ramai) di masyarakat tentang konten saya tersebut," tuturnya.
Siska juga mengajak masyarakat yang mungkin merasakan atau mengalami hal serupa di masa mendatang untuk segera melaporkan ke pihak berwajib.
"Saya berharap dapat mereduksi ketegangan dengan mengklarifikasi konten tersebut. Jika terdapat kejadian serupa di masa depan, masyarakat diminta agar tetap waspada dan melapor segera ke pihak yang berwajib," tambahnya.
Dalam video Lonceng Mystery, Siska mengungkapkan adanya Sekte Pemuja Setan yang diadakan di salah satu hotel di Kota Malang. Sekte ini diduga diikuti oleh sejumlah orang dari berbagai kalangan, termasuk profesor dan kalangan akademisi.
Pengakuan Siska juga mencakup informasi tentang salah satu temannya yang berinisial S di Pasuruan yang meninggal secara tidak wajar setelah terlibat dalam sekte tersebut.
Konten video tersebut menciptakan kehebohan dan dianggap meresahkan masyarakat Malang. Permintaan maaf dari Siska diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan mengurangi kekhawatiran yang mungkin muncul akibat kontennya.
(Arief Setyadi )