JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa semua anak bangsa memiliki kontribusi untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan dalam kunjungan resmi ke Kantor Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jakarta Pusat pada Senin (22/1/2024) pagi.
Awalnya Ganjar Pranowo mengungkapkan pengalaman sejarah kebangsaan yang ia rasakan saat berkunjung ke Bandung dan Surabaya.
"Jadi kemarin saya di Bandung memulai acara kampanye terbuka pertama. Dari Bandung saya diajak mampir ke Museum Tionghoa, mereka menyampaikan dengan perasaan dari dalam, semangat luar biasa, tangan saya ditarik-tarik untuk menunjukkan foto-foto," kata Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo menyebutkan sejarah bangsa Indonesia yang bisa multi etnis berawal dari kedatangan berbagai pendatang dari berbagai negara ke Indonesia.
"Dari berbagai dinasti yang masuk ke Indonesia melalui jalur sutera itu dia sebutkan, lalu dia katakan perjalanan nya. Dia misinya hanya satu dagang. Katanya begitu. Tapi ada budaya yang masuk, ada agama yang masuk. Kemudian diceritakan mba Yenny yang kelompok muslim dari Tiongkok yang masuk dalam sejarah itu," jelas Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo kemudian juga menceritakan pengalaman saat dirinya ke Surabaya.
"Maka pada saat saya di Surabaya ada Masjid Ceng Ho ya pak, ternyata bapaknya pak Hary (Ketum Partai Persatuan Indonesia [Perindo] Hary Tanoesoedibjo) itu salah satu donatur utama di sana di Masjid Ceng Ho itu. Maksud saya setelah melihat museum itu ditunjukkan lah satu per satu peran tokoh," kata Ganjar Pranowo.