Eksklusif Wawancara Ganjar: Ini Strategi Turunkan dan Stabilisasi Harga Beras

Agus Warsudi, Jurnalis
Minggu 04 Februari 2024 09:26 WIB
Ganjar saat wawancara ekslusif. (Foto: iNews)
Share :

PONTIANAK - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyiapkan strategi untuk stabilisasi dan menurunkan harga beras. Langkah yang akan dilakukan adalah memperbaiki subsidi pupuk untuk petani.

Pernyataan itu disampaikan Ganjar Special Dialog bertajuk Ganjar Mendengar Rakyat bersama Anisha Dasuki dari iNews di Pasar Tengah, Batanghari Barat, Kalimantan Barat.

Tampak Ganjar mengenakan kemeja putih lengan pendek dan celana panjang warna krem. Di bagian punggung kemeja putih itu tertulis kata-kata Sat Set.

BACA JUGA:

Eksklusif Wawancara Ganjar: Perlu Sistem Informasi Harga Komoditi Jaga Stabilitasi Harga 

Anisha Dasuki mengajak Ganjar berbincang di sebuah warung kopi di tengah pasar. Dalam perjalanan menuju warung kopi, Ganjar menyalami warga.

Warung kopi yang disinggahi Ganjar begitu tersohor di Pasar Tengah Pontianak. Warung tersebut telah eksis sejak 1974 dan sampai saat ini masih bertahan.

"Pak Ganjar, Bapak sudah keliling-keliling, blusukan ke pasar, masyarakat. Sejauh ini yang menjadi keluhan masyarakat apa sih pak?" tanya Anisha Dasuki.

 BACA JUGA:

"Satu, harga beras mahal dan itu sudah berbulan-bulan tidak turun. Maka mereka berharap betul stabilisasi harga (beras). Kalau kita tarik ke hulu sedikit, pupuk langka. Kalaupun toh ada, mahal. Maka, rasa-rasanya, data tentang petani yang harus mendapatkan subsidi pupuk perlu segera kita perbaiki. Orang berdebat, pakai kartu tani atau KTP. Pakai apa saja bisa. Yang penting apa? Ada enggak tambahan subsidi untuk mereka (petani)? Tepat sasaran atau tidak. Siapa yang harus kontrol," tutur Ganjar.

"Itu yang saya dapat setiap saya masuk ke pasar-pasar. Kami perhatikan suara rakyat itu (harga beras mahal dan pupuk langka)," ucap Ganjar. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya