"Ya kan waktu itu di Sorong, itu ternyata anggota TNI yang sedang ada kegiatan di instansi lain. Langsung kita tarik, kita tanya-tanya, bagaimana sebetulnya kejadian tersebut dan lagi dalam proses," katanya.
"Itu saja baru liat surat saja kita langsung panggil, apalagi kalau ada yang punya video, ada bukti lain, ya mungkin akan kita tindaklanjuti sesuai bidang kami di AD," sambungnya.
(Angkasa Yudhistira)