"Punya tanggung jawab kita terhadap kawan-kawan yang dipukuli, di penjara, hilang bahkan hilang nyawanya untuk memperjuangkan rezim dari Orde Baru Soeharto," ucapnya menambahkan.
Oleh karena itu melihat hasil quick count sementara dari lembaga survei, Azwar menuturkan persoalan ini menjadi pembelajaran kedepannya. Dalam hal mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto, jika ditetapkan sebagai Presiden terpilih nanti.
"Hasil ini mengajarkan kepada kita sebagai aktivis tidak boleh diam kalian harus mengkonsolidasi diri bangun kekuatan, kontrol terus kalau ada kesewenang-wenangan dan penyelewengan hanya ada satu kata 'lawan' karena kita aktivis beda dengan politisi," tutup Azwar Furgudyama.
(Fakhrizal Fakhri )