Mendengar pernyataan Wuragil itu, Senopati menimpalinya dengan angkuh, "Engkau lapor saja kepada Kang Sultan, saya diperintah berhenti makan-minum? Saya masih doyan. Saya disuruh potong rambut? Biarkan saja, rambut kan tumbuh sendiri, bagaimana harus membersihkan? Saya diperintah untuk sowan? Ya mau saja jika Sultan sudah sembuh dari kesukaannya mengganggu istri orang lain, sembuh dari kesukaan mengambil perawan dari abdinya. Begitu saja jawaban saya."
Hal itu menunjukkan bahwa Senopati benar- benar melakukan pembangkangan terhadap Pajang. Ia mulai berani melawan Sultan Pajang yang mana selain rajanya, juga merupakan ayah angkatnya sendiri. Namun kekurangajarannya Senopati itu tidak dilaporkan pada Sultan Hadiwijaya.
(Angkasa Yudhistira)