Eep Saefulloh Fatah Ingatkan Jangan Sampai Prabowo Sindrom Terulang

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Jum'at 23 Februari 2024 16:40 WIB
Eep Saefulloh Fatah (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Pengamat politik yang juga penggagas Warga Jaga Suara, Eep Saefulloh Fatah mengingatkan kepada partai politik pendukung Capres-Cawapres dalam Pilpres 2024 yang hendak mengajukan gugatan atas hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk tidak mengulangi 'Prabowo Sindrom'.

Hal tersebut ia sampaikan dalam diskusi Laporan Publik ke-2 'Warga Jaga Suara' di Cikini, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/2/2024) sore.

"Siapa pun yang sedang mengawal perhitungan suara jangan sampai terkena Prabowo sindrom, kumpulkan bukti dengan kekuatan penuh, dengan bukti-bukti yang ada," ujar Eep.

Ia menyebutkan bahwa siapa pun yang sedang ingin membuktikan kecurangan Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) dalam Pemilu Presiden 2024 perlu mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.

"Pelajaran penting dalam dua Pemilu sebelumnya harus diambil dan jangan diulang oleh mereka yang dirugikan dalam Pemilu 2024. Kita mencintai Tanah Air kita," kata dia.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, tiga sekjen partai politik pendukung Capres-Cawapres nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berkumpul di Nasdem Tower pada Kamis 22 Februari 2024 sore.

Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim, Sekjen PKB Hasanudin Wahid, dan Sekjen PKS Habib Abu Bakar Al Habsyi bertemu di Nasdem Tower, membahas kemungkinan pengusulan hak angket di DPR RI atas dugaan kecurangan Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Sebelumnya juga Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 dalam Pemilu 2024, Ganjar Pranowo mengusulkan partai-partai politik pengusungnya dalam Pemilu 2024 untuk mengajukan hak angket atau hak interpelasi ke DPR.

Hak angket DPR disebut Ganjar Pranowo dapat digunakan untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Upaya itu kata dia dapat dilakukan sebagai bentuk fungsi kontrol terhadap pemerintah terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 yang sarat dengan kecurangan baik dalam bentuk ketidaknetralan dan intimidasi.

Perlu diketahui hasil quick count sejumlah lembaga survei Pilpres 2024 menempatkan Capres-Cawapres nomor urut dua dalam Pemilu 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul jauh.

Dari hasil hitung suara Pemilu 2024 yang didasarkan pada sistem KPU RI SiRekap yang tengah dipertanyakan audit forensik oleh lembaga independen juga memenangkan Prabowo Gibran.

Hingga Jumat (23/2/2024) pagi real count KPU RI masih menunjukkan suara masuk 75,26 persen. Capres-Cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul sebesar 58,89 persen, disusul Capres-Cawapres nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar 24,06 persen, dan Capres-Cawapres nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebesar 17,05 persen.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya