Ia melanjutkan, partai-partai baru seolah-olah dibuat agar tidak melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
"Memang ada kecurigaan bahwa partai-partai kecil yang baru masuk ini partai Ummat, Perindo, lalu yang lain-lain itu sepertinya memang mengalami kesulitan untuk mendapatkan keadilan suara," ucapnya.
"Seolah-olah kami ini di-set untuk mendapatkan sekian persen saja. Jadi, makanya lalu banyak sekali orang yang mencurigai bahwa ini memang sudah dibuatkan algoritma tertentu pada Sirekap ini biar partai-partai ini tidak bisa mencapai ambang batas parlemen 4 persen," pungkasnya.
(Awaludin)