Kondisi ini membuat warga sekitar kebingungan dan kesulitan menuju ke rumah mereka masing-masing. Bahkan warga terpaksa memikul sepeda motor agar bisa melewati jalan yang dipagari.
Pasalnya, tanah tersebut sudah dijual, selain itu jalan yang selama ini digunakan bukanlah jalan yang direncanakan.
Hingga saat ini, pagar berduri masih terpasang di lokasi jalan. Warga berharap, jalan ini kembali dibuka agar tidak menyulitkan mobilisasi warga setempat, untuk bisa melintas ke lokasi TPS untuk memberikan hak suara yang berjarak 50 meter dari lokasi caleg pagar jalan. Diketahui, pagi ini warga di Kota Uneng di TPS akan melakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di lokasi yang berjarak 50 meter.
(Awaludin)