Dia mengatakan bahwa pengusaha Roman Abramovich adalah orang yang menyampaikan gagasan kepada Putin untuk menukar Navalny. Belum ada komentar langsung dari Abramovich.
Pevchikh tidak menyebutkan nama dua warga negara AS yang diduga akan ditukar dengan Navalny. Namun AS mengatakan pihaknya berupaya memulangkan Evan Gershkovich, reporter Wall Street Journal dan Paul Whelan, mantan marinir AS.
Rusia menuduh kedua pria tersebut melakukan spionase, namun mereka menyangkalnya.
Yulia, istri Navalny, mengatakan di jaringan media sosial X bahwa intervensi Pevchikh menunjukkan alasan Putin membunuh suaminya.
“Dan kami pasti akan mencari tahu siapa sebenarnya dan bagaimana tepatnya melakukan kejahatan ini,” tulisnya.
Seorang pejabat Barat mengatakan kepada Reuters bahwa belum ada tawaran resmi yang dibuat mengenai pertukaran yang akan melibatkan Navalny, namun mengatakan diskusi awal antara Rusia, Amerika Serikat, dan Jerman telah berlangsung.
Dua sumber Rusia mengatakan kepada Reuters bahwa pembicaraan tentang pertukaran Navalny telah diadakan dan pada prinsipnya pertukaran telah disepakati. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dikutip oleh Financial Times mengatakan dia tidak mengetahui adanya perjanjian untuk menukar Navalny.
Pemerintah Jerman menolak berkomentar pada Senin (26/2/2024).
(Susi Susanti)