Dari informasi yang didapatkan MNC Portal Indonesia, penyerangan tersebut dipicu adanya keributan antara oknum TNI dari Batalyon 756 Wimane Sili dan warga di lapangan futsal, Pilamo Futsal, Wamena.
BACA JUGA:
Kejadian berawal dari adanya laporan dari masyarakat bahwa ada keributan di Pilamo Futsal yang dilakukan oleh oknum TNI selanjutnya personel penjagaan Polres Jayawijaya melaporkan permasalahan tersebut kepada Subdenpom Wamena.
Saat polisi kembali ke pos penjagaan Polres Jayawijaya, sekelompok orang yang diduga prajurit TNI datang ke Mapolres Jayawijaya dengan menggunakan satu unit truk dan dua sepeda motor. Mereka membawa senjata tajam dan senjata api, lalu merusak beberapa ruangan Polres Jayawijaya dan beberapa kendaraan yang terparkir di depan pos penjagaan.
Akibat penyerangan tersebut sejumlah kaca jendela ruangan dan kendaraan milik anggota Polres Jayawijaya rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
(Salman Mardira)