PANGKAT jenderal bintang 4 adalah pangkat paling tinggi di militer. Bisa memiliki pangkat tersebut merupakan impian bagi prajurit. Namun, untuk meraihnya, seorang prajurit perlu kerja keras, kerja cerdas, dan berprestasi dalam kariernya. Sejumlah prajurit lulusan Akmil (Akademi Militer) 1970-an mampu mewujudkannya. Berikut Jenderal bintang 4 lulusan Akmil 1970-an:
1. Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto
Endriartono Sutarto lahir di Purworejo pada 29 April 1947. Ia merupakan mantan Panglima TNI periode 2002-2006. Saat menjadi Panglima TNI, terdapat beberapa kasus besar yang melibatkan TNI. Salah satu di antaranya, tercapainya kesepakatan perdamaian Aceh usai proses panjang diplomasi di Helsinki.
Saat itu, Endiartono yang menjabat sebagai Panglima TNI menjadi faktor penting dalam upaya keberhasilan perdamaian Aceh. Pria alumni Akmil 1971 ini pernah menjadi KASAD pada 2000-2002.
Sejumlah jabatan di bidang politik pernah dijabatnya, seperti Wakil Kasad, Komandan Sesko TNI, Asisten Operasi Kepala Staf Umum ABRI, Komandan Paspampres. Endriartono juga mengikuti pendidikan militer guna mencapai jenjang kariernya, seperti Sussarcab Inf, Suslapa Inf, Seskoad, Sesko ABRI, hingga Lemhannas.
2. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan lahir di Simargala, 28 September 1947. Luhut kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Diketahui, Luhut merupakan lulusan terbaik Akmil (Akademi Militer) angkatan 1970.
Karier militernya banyak dihabiskan di Kopassus TNI AD. Ia dikenal sebagai Komandan Pertama Detasemen 81, Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri, hingga Komandan Pendidikan dan Latihan TNI AD.