Para peserta aksi tersebut terpantau mulai mendatangi titik kumpul di depan Kantor Bawaslu pada lukul 07.40 WIB. Mereka membawa poster hingga spanduk yang bertuliskan kritik untuk pemerintah.
"Mau lebaran beras mahal," tulis salah satu poster yang dibawa peserta aksi.
"Aku mau Indonesia tanpa oligarki," tulis poster lainnya.
Selain membawa poster dan spanduk, aksi perempuan geruduk Istana tersebut juga diiringi oleh nyanyian yel-yel yang ingin mengadili Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena dianggap telah merusak demokrasi di Indonesia.
"Adili Jokowi, hidup perempuan Indonesia," kara salah satu orator.
(Khafid Mardiyansyah)